Polivinil

Posted: March 4, 2009 in other science
Tags: , , ,

Banyak kita ketahui bahan-bahan pembuat wadah yang disebut dengan polivinil. Apakah polivinil itu? Let’s check this out!!!

Polivinil adalah salah satu jenis plastik yang dibuat secara termoplastic. Salah satu contohnya yang paling banyak digunakan adalah Polivinilclorida (PVC). Sifat PVC adalah keras, kaku, dan sedikit rapuh, dapat melunak pada pemanasan 80oC tanpa titik lebir yang tajam. Jika suhu diturunkan, maka PVC akan menjadi rapuh dan jika massanya dinaikkan maka sifat liatnya semakin besar. PVC murni sangat stabil terhdap minyak tumbuhan, minyak mineral, alkohol, dan senyawa anorganik. Bahan yang bersifat basa kuat dan bersifat mengoksidasi dapat mempengaruhi PVC.

PVC dihasilkan dari dua jenis bahan baku utama, yaitu minyak bumi dan garam dapur (NaCl). Bahan baku minyak bumi diolah melalui proses pemecahan molekul yang disebut cracking menjadi berbagai macam zat termasuk etilena. Garam dapur diolah melalui proses elektrolisa menjadi natrium hidroksida dan gas klor. Etilena direakikan dengan gas klor menghasilkan etilena diklorida. Proses cracking atau pemecahan molekul etilen diklorida tersebut menghasilkan suatu gas vinil klorida (CHCl=CH2) dan asam klorida (HCl). Melalui proses polimerisasi (penggabungan molekul monomer) dihasilkan molekul besar dengan rantai panjang (polimer) polivinil klorida yang berupa bubuk halus berwarna putih. Polimerisasi:

The polymerisation of vinyl chloride

Polimer PVC yang mengandung gugus klor memiliki ketahanan terhadap oksidai oleh udara, tahan lama, tetapi mudah rusak pada suhu yang rendah. Resin PVC tersebut masih memerlukan langkah-langkah untuk diubah menjadi berbagai produk akhir yang bermanfaat. Biasanya polivinil klorida banyak digunakan untuk pipa, isolator kabel, botol plastik, plastik pembungkus, dan lain-lain.

Pengolahan PVC menjadi produk akhir adalah dengan compounding (pembuatan adonan). Adonan (compound) tersebut adalah resin PVC yang telah dicampur dengan bahan-bahan tambahan dengan fungsi tertentu, sehingga dapat untuk diproses menjadi produk dengan sifat-sifat yang diinginkan. Sifat-sifat yang diinginkan meliputi warna, kefleksibelan bahan, ketahanan terhadap sinar ultra violet, kekuatan mekanik transparansi, dan lain-lain sesuai dengan produk apa yang akan dibuat.

Untuk mempermudah pemprosesan dan menambah sifat elastis yang cocok untuk berbagai aplikasi maka perlu ditambahakan plasticizer seperti trikrestil posfat atau dibutil ptalat. Juga diperlukan stabilizer atau zat penstabil sehingga dimungkinkan pemprosesan PVC tanpa kandungan plasticizer.

Pada pembuatan pipa dan kabel, PVC dibuat dengan diekstruksi atau dipanaskan dan dialirkan melalui suatu cetakan sehingga dihasilkan produk memanjang. Pada pembuatan botol menggunakan teknik cetak tiup (blow molding), lelehan PVC ditiup ke dalam suatu cetakan membentuk produk botol.

Contoh polivinil lain yang dapat digunakan sebagai pengemas adalah polivinil denklorid (PVDC). Dibuat dari polimerisasi vinildenklorid yang caranya hampir sama pada polimerisasi vinilklorid. Untuk tujuan teknis umunya dilakukan polimerisasi campur dari vinildenklorid dengan senyawa vinil lainnya. Contoh produknya adalah kapsul berkerut yang terdiri dari polivinildenklorid, dapat melunak pada suhu rendah atau lembab dan dapat ditarik melalui sumbat dan penutup, kemudian dikeringkan dan menjadi keras serta kedap gas dan air.

Senyawa polivinil lainnya polivinil asetat (PVA) yaitu polimer karet sintetis. PVA dibuat dari monomernya, vinil asetat, yang hidrolisis dari sebagian senyawa ini menghasilkan polivinil alkohol (PVOH). PVA dijual dalam bentuk emulsi dalam air sebagai bahan perekat untuk bahan berpori seperti kayu. PVA juga dapat digunakan untuk melindungi keju dari jamur dan kelembaban. PVA bereaksi perlahan dengan basa dan membentuk asam asetat sebagai hasil hidrolisis.

Comments
  1. esty says:

    salam kenal liew,,,,,
    quw dr HOTZ SOERABAYA uda cukup bgs tulisanny ttg polivinil but krg lengkap aza..
    lg butuh info selengkap-lengkapnya ttg polivinil alkohol……oce deh tanx yaw ..^o^..

  2. liew267 says:

    Syukur lah klo bisa mbantu..Iya msh kurang lengkap maklum seadanya he..

    Makasih buat comment na,, keep cont ya.. ^_^

  3. nafi says:

    waduh.. metoda peng-karakteristikan PVC nya mana??

  4. fithria suryani says:

    cukup lengkap kok😀
    terima kasih, sangat membantu dalam pembuatan laporan kimia koloid🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s