Pengaruh Faktor Patofisiologi thd Absorpsi Obat

Posted: March 11, 2009 in Dunia Farmasi
Tags: , , ,

1. Permukaan Penyerapan
Permukaan penyerapan di usus lebih luas daripada lambung sehingga obat kebanyakan di absorpsi di usus. Permukaan penyerapan di usus adalah sekitar 40 – 50 m2.

2. Pertimbangan Umur
Enzim-enzim pada bayi berbeda dengan manusia dewasa, begitu juga dengan lanjut usia. Pengaturan dosis benar-benar harus dipertimbangkan. Pada bayi, pemberian dosis memperhatikan LPT (Luas Permukaan Tubuh), karena distribusi obat dalam tubuh lebih dapat digambarkan dengan lebih baik daripada dengan rumus berat badan.

3. Sifat Membran Biologis
Permukaan membran sel bersifat lipofil sehingga obat yang larut dalam lemak lebih cepat diabsorpsi.

4. Laju Perlewatan dan Waktu Tinggal dalam Lambung
Beberapa faktor penyebab terjadinya percepatan pengosongan lambung antara lain:
a. Volume lambung, obat-obat yang diberikan bersamaan dengan makanan akan labih lama berada di lambun, oleh karena itu obat yang tidak dimaksudkan di lambung jangan diberikan dengan makanan.
b. Faktor Psikis
c. Aktifitas
d. pH lambung

5. Tegangan Permukaan
Di lambung dan usus, terdapat garam empedu yang berfungsi sebagai surfaktan untuk menurunkan tegangan permukaan zat aktif yang tidak larut dalam cairan tubuh di sekitarnya, sehingga zat aktif tersebut dapat larut dan diabsorpsi.

6. Beberapa Bahan (dalam Gastrointestinal) yang mampu mengubah aksi zat aktif
a. Senyawa musin, yaitu gel pelindung lambung dan usus yang bisa berikatan dengan sejumlah obat, juga dapat menghambat absorpsi obat seperti streptomisin dan obat antikolinergik.
b. Garam empedu, sebagai surfaktan.
c. Ion-ion tertentu, seperti Ca (kalsium), Mg (magnesium), Fe (besi), dapat membentuk kompleks dengan obat sehingga menjadi khelat, contoh: interaksi tetrasiklin dengan Ca, sehingga hindari konsumsi susu atau makanan yang mengandun kalsium tinggi jika sedang mengkonsumsi tetrasiklin.
d. Flora usus/bakteri, seperti bakteri yang dapt mengeluarkan penisilinase (enzim pengurai penisilin).
e. Enzim yang merusak zat aktif yang mengandung ikatan protein, contoh: insulin.

Faktor lain yang mempengaruhi absorpsi obat:
1. Sifat fisikokimia obat (kelarutan, dll)
2. Ukuran partikel obat
3. Bentuk sediaan obat
4. Rute pemberian obat
5. pH lingkungan absorpsi
6. Aliran darah yang mengabsorpsi

Lihat bagaimana mekanisme absorpsi obat

Comments
  1. […] Banyak faktor lain yg juga mempengaruhi absorpsi obat salah satu nya adalah faktor patofisiologi tubuh. […]

  2. ardi says:

    Ass. Salam kenal.
    Saya Ardi. Anak FK UR
    Bagus banget isinya…..
    Blh g’ saya tahu sumber/referensinya dr mana, please? Soalnya penting banget untuk saya yang lg ngerjain skripsi nih. Tlg kirimin ke email saya materi yang berhubungan dengan absorpsi obat yang lain, please. Tolong kirim ke email saya ya, please… saya mohon

  3. liew267 says:

    Wss mas ardi..Makasih buat visiting n comment nya..Klo materi posting ini referensinya dari catatan kuliah saya yg sy rangkum🙂 ..Trus referensi dr bukunya ntar sy coba carikan ya,n sy kirim ke emailnya.. Slm kenal..

  4. Fazri says:

    wah bagus bngtt Bloknya.. Up date trus ya tntang Farmakologii.. Buat tmbhan refrensi.. Hehehehe… Lam Kenal Yhaa…

  5. Fazri says:

    Eh iya ketinggalan.. Mau tanya donk apa yha efek dari faktor fisikokimia sama Absrobsi… Makasih..!!!!!!

  6. muhammadcank says:

    boleh juga
    apoteker yah…

  7. muhammadcank says:

    salam knal dari sy

    ank farmasi unhas08

  8. […] Banyak faktor lain yg juga mempengaruhi absorpsi obat salah satu nya adalah faktor patofisiologi tubuh. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s