About Diare

Posted: March 21, 2009 in Tentang Obat dan Penyakit
Tags: , , , ,

Memelihara kebersihan lingkungan dan badan adalah hal yang sangat penting karena dengan memelihara kebersihan, setidaknya kita dapat mengurangi resiko penyakit yang diakibatkan bakteri atau kuman yang terdapat lingkungan yang tidak bersih. Beberapa jenis bakteri dan kuman dapat menimbulkan berbagai penyakit dari penyakit ringan sampai penyakit berat bahkan mengakibatkab kematian.

Salah satu penyakit yang sering kita dengar akibat ketidakbersihan lingkungan adalah diare. Diare adalah suatu keadaan dimana feses yang dikeluarkan cair dan frekuensinya dalam sehari lebih sering. Diare dapat juga merupakan gejala dari penyakit-penyakit tertentu. Diare dapat menyebabkan dehidrasi berlebihan sehingga menjadi salah satu penyebab kematian penting pada anak-anak.

Menurut teori klasik, diare disebabkan oleh meningkatnya peristaltik usus sehingga pelintasan chymus sangat dipercepat dan masih mengandung banyak air pada saat dikeluarkan. Penyebab utamanya adalah bertumpuknya cairan di usus akibat terganggunya resorpsi air dan atau terjadinya hipersekresi air.

Berdasarkan penyebabnya, diare akut dapat dibedakan menjadiempat jenis gastroenteritis dan diare adalah:

1. Diare akibat virus. Misalnya ‘influenza perut’ dan ‘travellers diarrhoea’ yang disebabkan antara lain oleh rotavirus dan adenovirus. Virus melekat pada sel-sel mukosa usus, yang menjadi rusak sehingga kapasitas resorpsi menurun dan sekresi air dan elektrolit memegang peranan. Terapi antimikroba dapat diindikasikan bila ada darah dalam tinja atau lekosit feses. Cairan intravena dapat dibutuhkan jika terjadi dehidrasi.

2. Diare bakterial (invasif). Bakteri yang berasal dari makanan yang terinfeksi menjadi invasif dan menyerbu ke dalam mukosa kemudian memperbanyak diri dan membentuk toksin-toksin yang diresopsi ke dalam darah dan menimbulkan gejala hebat, seperti mencret berdarah dan berlendir. Bakterinya: Salmonella, Shigella, Camylobacter, dan jenis Coli tertentu. Tetapi diare akibat bekteri sudah mulai berkurang akibat meningkatnya kesadaran higienis masyarakat.

3. Diare parasiter. Cirinya adalah mencret cairan yang intermitten dan bertahan lebih dari seminggu. Disebabkan parasit diantaranya Entamoeba histolytica, Giardia Llambia, Cryptosporidium, dan Cyclospora.

4. Diare akibat enterotoksin. Penyebabnya adalah kuman-kuman yang membentuk enterotoksin, yang terpenting adalah E. coli dan Vibrio cholerae. Toksin melekat pada sel-sel mukosa dan merusaknya, diare ini bersifat selfmiting yaitu akan sembuh sendiri tanpa pengobatan setelah sel mukosa yang rusak diganti dengan yang baru.

Penjelasan lebih lanjut dan terapi, klik di sini

Comments
  1. hijau-lumut says:

    Wahhh… penting nih tau tentang diare…
    secara anak kost rentan terhadap ‘serangan’ diare, hiihihi…
    eh, tuker-tukeran link yuuuukkkk liew… link km sudah kutaruh di blog-ku… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s